Perayaan ‘Kissing Day’ di Jepang Melalui Akrilik

23 Mei diperingati sebagai ‘Kissing Day’ atau bisa kita bilang hari mencium? Lalu dari mana asalnya perayaan seperti ini? Bahkan tidak semua orang Jepang pun tahu akan Kissing Day ini. Ternyata 23 Mei adalah tanggal anniversary sebuah film produksi tahun 1946 yang berjudul Hatachi no Seishun. Sebuah film pertama di Jepang yang terdapat adegan temu antar bibir dan oleh karena itu seseorang memutuskan tanggal 23 Mei sebagai kisu no hi (キスの日).

Sebuah klub malam di Tokyo menawarkan pasangan untuk merasakan sensasi temu antar bibir tersebut, uhm, tentunya melalui Akrilik.

Koi Nobori tentunya memberikan aturan main terhadap adegan ciuman ini. Setiap orang akan diberikan satu buah gelang cahaya saat masuk. Saat mereka menginginkan untuk mencium seseorang mereka harus memberikan gelang tersebut.

glowband

Jika diterima, maka pasangan tersebut dapat menuju ke ‘Kissing Booth‘ dimana mereka dapat menukar gelang yang sudah diberikan tadi dengan sebuah sensasi bercumbu melalui akrilik. Setiap orang hanya mendapatkan 1 giliran jadi, pilihlah dengan seksama!

featured

Ide menggunakan akrilik ini pun dikutip dari film Hatachi no Seishun itu sendiri dimana mereka saling berciuman melalui jendela.

Hatachi no Seishun

Anda dapat melihat sendiri video promosi yang di upload oleh Koi Nobori.

Entah apa tujuan utama dari penggunakan akrilik tersebut. Ingin mengingat adegan dari film yang dimaksud atau mungkin untuk menjaga jarak dari orang yang sebenarnya tidak ingin mereka cium. Kalau memang begitu semua hal ini sepintas tidak begitu romantis. Tapi bagi kalian yang belum pernah merasakan sensasi bibir ke bibir mungkin dapat mencoba hal ini, meskipun tidak terjadi kontak fisik secara langsung tetapi saya yakin sensasi yang didapatkan itu sama dengan berciuman yang sesungguhnya.

Tanggal Event
Koi Nobori @ Edition Aoyama, Tokyo
Saturday, 23 Mei, 7-9 Malam
Biaya: Pria 5,500 yen, Wanita 3,000 yen

Sumber: Rocketnews

You may also like...

Top