Terror in Resonance – Zankyou no Terror

Artnya cantik. Begitulah kesan pertama saya pada saat menonton episode pertama dari anime Zankyou No Terror ini. Bahkan hampir menyaingi kualitas-kualitas yang bisa dilihat di film besutan Makoto Shinkai. Gaya Art yang realistik namun bleak ini membuat saya tertarik untuk mengikuti jalan cerita dari anime ini. Kesan saya pada saat menyelesaikan 3 Episode (sebagai bentuk 3 Episode rule) adalah: This is pretty good. Plot yang di sajikan cukup bisa membuat penonton menerka-nerka apa yang akan terjadi berikutnya, serta karakter utamanya, nine dan twelve, yang misterius membuat kita bertanya-tanya akan asal-usulnya. Meski beberapa episode tertentu ada yang agak terasa panjang, sehingga sedikit membuat bosan, tetapi tidak sampai membuat saya mendrop anime ini karena pasti ada sesuatu yang menarik saya kembali untuk menghabiskan anime ini. Endingnya juga merupakan salah satu bagian terbaik dari anime ini menurut saya, apalagi disertai soundtrack karya Yoko Kanno yang biasanya tidak pernah mengecewakan, membuat atmosfir dari anime ini menjadi agak sendu dan dark.

THE VERDICT

Animation

MAPPA melakukan pekerjaan yang baik saat menggarap anime ini. Animasi dan art style merupakan salah satu hal yang membuat anime ini menjadi salah satu favorit saya.

8.5/10

Soundtrack

Yoko Kanno memang tidak pernah mengecewakan, ditambah lagi dengan berkolaborasi dengan musisi islandia, Arnór Dan, dan juga band asal amerika serikat, POP ETC, membuat soundtrack nya sempurna untuk anime ini.

9.5/10

Character

Karakter utama anime ini, Twelve dan Nine, merupakan karakter yang misterius tetapi likable, Shibazaki Kenjirou sebagai detektif dan “lawan” dari Twelve dan Nine menjadi lawan yang sebanding karena kepintaran dan juga sense of justice nya, tetapi Lisa menurut saya kurang likable dan agak menyebalkan karena menyusahkan kedua karakter utama untuk mencapai misinya. meski begitu, still a solid character.

7.5/10

 

SCORE

8.5/10

 

You may also like...

Top